Sementara Ini

Lirik

01 Pagi

Saat bulan menghilang,
malam berganti pagi.
Tangan lebar merentang,
siap wujudkan mimpi.

Basuh liur di wajah,
lalu sadarkan diri.
Tegas kaki melangkah
menyapa matahari.

Siapkanlah pagi dengan senyuman.
Lekaslah berlari sebelum siang.

Agar pagi semangat,
perut butuh sarapan.
Lemper dan teh yang hangat
meminjamkan harapan.

Siapkanlah pagi dengan senyuman,
lekaslah berlari sebelum siang.

Siapkanlah pagi, sebelum siang.

02 Cinta Itu

Cinta bukan soal pengorbanan
dengan tulus tak terasa beban.

Biarlah yang terbaik jadi manis, dan pahit tak ‘kan jadi tangis.

Cinta memang tak perlu berbalas.
Tak usah mengemis dan memelas.

Biarlah yang terbaik jadi manis, dan pahit tak ‘kan jadi tangis.

Cinta itu buat kapan-kapan,
kala hidup tak banyak tuntutan:
biarlah yang terbaik jadi manis, dan pahit tak ‘kan jadi tangis.

03 Hei

Hei, anak muda, teruslah berkarya.
Selagi muda taklukkanlah dunia;
dan pasti kelak tua-mu terperangkap rindu
akan cerita yang kau bagi pada anak-cucu.

Hei, kau yang muda, jadilah berguna
bagi dirimu dan sanak-saudara.
Sudahi saja pestamu dan
luangkan waktu
melakukan sesuatu
untuk masa depanmu.

Tenang saja, kamu kan hebat.
Akan terlihat jalan yang terang
di mimpi yang tak kau beli.

Hei, orang tua, jangan umbar kata.
Ingatlah bahwa kau juga pernah muda,
pernah lucu, pernah lugu, dan tak bijaksana.
Lalu, perlahan, jadi guru tanpa perlu mirip buku.

Tenang saja, kamu kan hebat.
Akan terlihat jalan yang terang
di mimpi yang tak kau beli.

04 Sampai Jumpa

Kuharap malam ini indah bagi kita,
kuharap besok-besok tak kalah indahnya,
kuharap akhir kita bukanlah di sini.

Semoga detik ini mengendap selamanya,
semoga rindu tak membebani kita,
semoga.

Sampai jumpa. Sampai jumpa lagi.

Saat bertemu di lain waktu,
sampaikan salam, lambaikan tangan.
Saat bertemu di lain waktu,
senyum yang baru kita ciptakan.

Semoga tak ada salah-salah kata,
semoga kami berkenan di hati anda,
semoga.

Sampai jumpa. Sampai jumpa lagi.

05 Berbenah (Bonus Track)

Ujung perjalanan,
terkumpul banyak cerita.
Pemberhentian susah diramalkan,
jangan sampai terlewat.

Kawan, jangan terpencar.
Ingatlah untuk bersandar.
Pemberhentian susah diramalkan,
jangan sampai terlewat.

Sudah saat berbenah.
Sampaikanlah doa.
Kuatkan kaki kencang bertahan.
Titipkan semangat pada yang telah lelah.
Tegakkan kaki yang telah tertekuk.

Ujung perjalanan.
Kita lanjutkan cerita.
Pemberhentian susah diramalkan,
jangan sampai terlewat.

Jika terpaksa pisah di tengah-tengah langkah,
selamat tinggal, semoga bahagia.