Sementara Ini

[vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_column_text]

album_art_SUBSIDE007SEMENTARA INI

12 Agustus 2014
SUB/SIDE
Info:
Kharis Junandharu: Gitar (semua track), gitalele di track 2, klarinet di track 5.
Eki Tresnowening: Gitar (semua track), gitalele di track 4.
Doni Setiohandono: Suara ayam di track 1, akordeon di track 5.
Track 1, 2, 3, 4 direkam di ruang tengah rumah PJ Rama, mixed and mastered by Doni Setiohandono di Moso’iki Studio.
Track 5 direkam di studio Prambors Radio Surabaya, mixed and mastered by Vega Antares.
Cover rilis ulang oleh Andriew Budiman (butawarna.in).
Cover rilis pertama oleh Prima Arya.
Logo oleh Eki Tresnowening.

 

Tracklist:
01. Pagi Itu
02. Cinta Itu
03. Hei
04. Sampai Jumpa
05. Berbenah (Bonus Track)

[/vc_column_text][vc_separator color=”grey”][vc_column_text css=”.vc_custom_1426399539706{background-color: #dddddd !important;}”]

“Sejak awal 2014, Silampukau manggung lagi. Kepodang kembali bernyanyi. Sepertinya, Eki dan Kharis sudah berhasil menuntaskan semua aral. Mereka pun kembali menguarkan energi dan pesona yang sama seperti saat pertama kali mereka terbentuk dulu. Masih sederhana namun tetap memukau,” Nuran Wibisono (Sementara Menunggu, Silampukau)

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_separator color=”grey”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]

Update Required To play the media you will need to either update your browser to a recent version or update your Flash plugin.
[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_accordion active_tab=”-“][vc_accordion_tab title=”01 Pagi”][vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]Saat bulan menghilang,
malam berganti pagi.
Tangan lebar merentang,
siap wujudkan mimpi.

Basuh liur di wajah,
lalu sadarkan diri.
Tegas kaki melangkah
menyapa matahari.

Siapkanlah pagi dengan senyuman.
Lekaslah berlari sebelum siang.[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]Agar pagi semangat,
perut butuh sarapan.
Lemper dan teh yang hangat
meminjamkan harapan.

Siapkanlah pagi dengan senyuman,
lekaslah berlari sebelum siang.

Siapkanlah pagi, sebelum siang.[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_accordion_tab][vc_accordion_tab title=”02 Cinta Itu”][vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]Cinta bukan soal pengorbanan
dengan tulus tak terasa beban.

Biarlah yang terbaik jadi manis, dan pahit tak ‘kan jadi tangis.

Cinta memang tak perlu berbalas.
Tak usah mengemis dan memelas.[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]Biarlah yang terbaik jadi manis, dan pahit tak ‘kan jadi tangis.

Cinta itu buat kapan-kapan,
kala hidup tak banyak tuntutan:
biarlah yang terbaik jadi manis, dan pahit tak ‘kan jadi tangis.[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_accordion_tab][vc_accordion_tab title=”03 Hei”][vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]Hei, anak muda, teruslah berkarya.
Selagi muda taklukkanlah dunia;
dan pasti kelak tua-mu terperangkap rindu
akan cerita yang kau bagi pada anak-cucu.

Hei, kau yang muda, jadilah berguna
bagi dirimu dan sanak-saudara.
Sudahi saja pestamu dan
luangkan waktu
melakukan sesuatu
untuk masa depanmu.[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]Tenang saja, kamu kan hebat.
Akan terlihat jalan yang terang
di mimpi yang tak kau beli.

Hei, orang tua, jangan umbar kata.
Ingatlah bahwa kau juga pernah muda,
pernah lucu, pernah lugu, dan tak bijaksana.
Lalu, perlahan, jadi guru tanpa perlu mirip buku.

Tenang saja, kamu kan hebat.
Akan terlihat jalan yang terang
di mimpi yang tak kau beli.[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_accordion_tab][vc_accordion_tab title=”04 Sampai Jumpa”][vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]Kuharap malam ini indah bagi kita,
kuharap besok-besok tak kalah indahnya,
kuharap akhir kita bukanlah di sini.

Semoga detik ini mengendap selamanya,
semoga rindu tak membebani kita,
semoga.

Sampai jumpa. Sampai jumpa lagi.[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]Saat bertemu di lain waktu,
sampaikan salam, lambaikan tangan.
Saat bertemu di lain waktu,
senyum yang baru kita ciptakan.

Semoga tak ada salah-salah kata,
semoga kami berkenan di hati anda,
semoga.

Sampai jumpa. Sampai jumpa lagi.[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_accordion_tab][vc_accordion_tab title=”05 Berbenah (Bonus Track)”][vc_row_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]Ujung perjalanan,
terkumpul banyak cerita.
Pemberhentian susah diramalkan,
jangan sampai terlewat.

Kawan, jangan terpencar.
Ingatlah untuk bersandar.
Pemberhentian susah diramalkan,
jangan sampai terlewat.

Sudah saat berbenah.
Sampaikanlah doa.
Kuatkan kaki kencang bertahan.
Titipkan semangat pada yang telah lelah.
Tegakkan kaki yang telah tertekuk.[/vc_column_text][/vc_column_inner][vc_column_inner width=”1/2″][vc_column_text]Ujung perjalanan.
Kita lanjutkan cerita.
Pemberhentian susah diramalkan,
jangan sampai terlewat.

Jika terpaksa pisah di tengah-tengah langkah,
selamat tinggal, semoga bahagia.[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][/vc_accordion_tab][/vc_accordion][/vc_column][/vc_row]